Komisi VII DPR-RI Vs Pertamina

Duh… melihat berita kemarin, tentang pertemuan lanjutan komisi VII DPR-RI dengan Pertamina, sepertinya masih ada nuansa pergejolakkan.

Awal perselisihan komisi VII yang sebenarnya mitra Pertamina, dengan PT.Pertamina berawal saat dirut pertamina dibilang seperti ”satpam” oleh salah satu anggota komisi VII dan meragukan kehandalan dirut yang baru. Tak ayal, cercaan yang dilontarkan komisi VII kepada Pertamina membuat Pertamina tersudut, dan terjadilah pengiriman surat protes Pertamina kepada Komisi VII.

Eeehh.. ternyata Komisi VII malah berang dikirimi surat protes seperti itu. Padahal isi suratnya hanya mempertanyakan pembahasan pertemuan yang keluar konteks.

Senin kemarin (kalo gak salah ^-^) kembali diadakan pertemuan antara komisi VII DPRRI dengan Pertamina. Dan Pertamina untuk mengakhiri perselisihan meminta maaf atas pengiriman surat tersebut. Mendadak ruangan rapat terdengar tepuk tangan para anggota komisi VII, yang terdengar seperti tepuk tangan kemenangan.

Ternyata, walau sudah minta maaf. Eeehhh… ada aja salah seorang anggotakomisi VII DPR yang ”cari muka” dengan tetap meghujat pertamina. Katanya minta maaf saja tidak cukup dan meminta hukuman. Buset dah.. ni anggota DPR iseng banget, kaya anak kecil saja. Kalau sudah minta maaf ya sudah, ngapain diperpanjang.

Bukan maksud aku membela pertamina. Tapi jika melihat perkembangan kasus ini diberita, seolah-olah anggota komisi VII DPR-RI sangat arogan dan ”bodoh”. Coba aja liat pertemuan pertama mereka. Bukannya membahas permalahan bersama, eehhh.. malah menyudutan pertamina yang sebenarnya mitra kerja mereka. Apa maksudnya coba?? Biar dikasih duit dari dirut yang baru kah??? Atau hanya mencari sensasi. Seolah-olah komisi VII lah yang paling benar.

Pertemuan bukannya dimanfaatkan untuk membahas permasalahan-permasalahan yang ada agar didapat jalan keluar bersama, yang sebenarnya itulah yang diperlukan rakyat. Eehhh… ini malah berantem. Seperti tikus dan kucing saja. Mahal-mahal rakyat mengaji anggota dewan!!

About angga

Aku bukan pujangga pelukis kata. menyulap kata menjadi permata. agar menjadi indah untukmu. aku bukan seorang senja. yang memberikan keindahan matahari terbenam. tapi kan hilang ditelan malam. aku bukan bintang. yang menemani malammu. tapi kan tergantikan oleh mentari. ku hanyalah seorang pembawa lilin. yang mencoba menerangi harimu. agar kau bisa terus melangkah.
This entry was posted in Liputan Khusus and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Komisi VII DPR-RI Vs Pertamina

  1. udin gambut says:

    seperti inikah sosok yang akan kita pilih 9 April nanti?

  2. soul says:

    Ngeliat dari judul postingan, saya kira Komisi VII DPR-RI ada FUTSAL dengan Pertamina

  3. sandi says:

    Gila… orang ‘cari muka’ kayak diatas itu masih BANYAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKK bertebaran di jagad raya ini. Rasanya pengen gue bom aja tuh orang yang kayak2 gitu…

  4. rika says:

    bjur… harus nya nyari solusi bersama, bukan perang..

  5. ayay says:

    wah template baru nich..
    ya smoga setelah pemilu nanti bisa ada perubahan ya
    hopefuly

  6. nia says:

    tidak seharusnya anggota dewan yang terhormat seperti itu kepada dirut pertamina yang baru dilantik beberapa hari sebelumnya ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>