Untuk kau sebuah karya surga
Dengan senyum yang dapat meluluhkan bumi
Yang mewarnai lembaranku
Hari ini sepintas ku melihatmu
Hingga ku dapat merasakan langkahmu
Tapi seperti bayangan
Ada dalam ketiadaan
Tapi disaat itu
Dalam hitungan mikro detik
Ku merasakan keadaan, begitu nyata
Tapi hanya sepintas
About angga
Aku bukan pujangga pelukis kata. menyulap kata menjadi permata. agar menjadi indah untukmu. aku bukan seorang senja. yang memberikan keindahan matahari terbenam. tapi kan hilang ditelan malam. aku bukan bintang. yang menemani malammu. tapi kan tergantikan oleh mentari. ku hanyalah seorang pembawa lilin. yang mencoba menerangi harimu. agar kau bisa terus melangkah.
ternyata angga puitis juga yaa???
Waduh lagi demam puisi
cie ka angga….
pengalaman pribadi nieyyy
dipanggil atuh kang biar g berlalu begitu aja..
atau kalo g brani.. erm.. dicolek aje (lah?)
aach cinta.. cinta..
derita na memang tiada akhir na
*senyum2 ke angga.. trus colek2 sambil nanya.. ‘senyum yg gini kan yg meluluhkan bumi’
suit suit…
Pantunnya bagus, sayang ada birama yang kurang tepat