Usiaku enam hari
Enam hari yang menakjubkan: Tuhan bermain ruang
waktu di tangannya, bisa kau bayangkan?
Hari pertama cahaya maha cahaya
Cahaya maha cahaya tak bisa dikisahkan
Bisa, mungkin. Tapi kita ini dungu
Ilmu kita tingkat serdadu
Hari kedua kegelapan tiada tara
Beberapa kata mulai bisa mengucap, karena
rahasia mulai berlaku di depanmu sebagai rahasia
Hari ketiga kau adalah kau, aku masih aku
Baru kelak tuhan, semua kita nangis cengeng
Kita melempari galaksi supaya bintang runtuh, kita
mengais-ngais bumi mencari emas permata untuk
kita kunyah-kunyah demi mengisi hari dengan ketololan Read the rest of this entry »


