Aaahhhhh… gw sebel… sebel… Sebel pertama film kambing jantan gak diputer di 21 banjarmasin. Dasar tuh manajemen 21 kurang ajar, kalau film berbau porno atau hantu pasti cepetnya luar biasa, gak percaya?? Liat aja langsung.
Sebel ke dua masih tentang kambing jantan, karena penasarannya aku mencari VCD nya ajah, ternyata VCD originalnya belum keluar. Terpaksa dech ke penjualan DVD bajakan, katanya sie dijakarta sudah ada bajakannya, ternyata nilih si kambing belum mampir ke banjarmasin. Read the rest of this entry »
Film indie.. yupzfilm indie. Banjarmasin kembali diramaikan dengan kembali hadirnya film indie, asli karya anak banjar. Suatu langkah besar dalam perfilman lokal.
Dulu jadi ingat film indie pertama yang aku tonton berjudul “orange jus”. Rasanya film orange jus ini film indie pertama banjar (bener yach??). Trus ada lagi film indie selanjutnya yang pernah aku tonton berjudul “save me diary” dan ini nich film indie terakhir yang aku tonton berjudul “banjar under attack”, kebetulan diputar secara gratis.. sekali lagi GRATIS (maklum gak bisa denger yg gratisan, hehehe) di gedung balairungsari taman budaya banjarmasin tanggal 25 maret kemarin.
Oce.. ini sedikit aku ceritain filmnya. Film “banjar under attack” besutan banjar film dan audicam production ini menceritakan sebuah kota yang sedang dilanda krisis listrik dari tahun 2004 hingga sekarang, dan baik pihak PLN maupun pejabat daerah dinilai gagal dalam menangani krisis ini. Mahasiswa sudah melakukan berbagai macam cara untuk meminta pertanggungjawaban PLN, bahkan adanya demo-demo mahasiswa sampai pelemparan telur busuk. Read the rest of this entry »
Banjarmasin.. yaaa… Banjarmasin sebuah kota berkembang di pulau kalimantan, tepatnya sebagai ibu kota provinsi kalimantan selatan. Sebuah kota dengan minim hiburan dan minim tempat nongkrong atau sekedar jalan-jalan. Bahkan mall yang besar cuma satu, itu pun menurutku masih kurang besar dan kurang lengkap. Jika dibandingkan dengan kota-kota besar di pulau jawa. Wiiieee… masih ketinggalan dach.
ini antri tiket loch, bukan lagi bagi-bagi sembako!!!
Bahkan di sini kalimantan selatan, bioskop hanya ada satu, yupz bioskop 21 di duta Mall tepatnya. Bahkan di kalimantan tengah pun katanya belum ada bioskop (bener yah gak ada bioskop??). Bearti buat di wilayah kalimantan Selatan-Tengah, bioskop hanya ada dibanjarmasin dan hanya satu pula. Karena memonopoli itulah menjadi semena-mena memasang tarif dan film yang diputar. Maka izinkanlah aku berkeluh kesah disini. Awal dibuka, itu bioskop pasang tarif hari senin 15rb, selasa-jumat 20rb dan sabtu minggu 25rb, ya masih masuk akal lah, masih cocok ama kantong. Trus mungkin karena enak gak ada saingan dan minat menonton masyarakat yang tinggi. Dengan semena-mena tarif dinaikkan, hari senin-selasa 20rb dan rabu-minggu 25rb. Buset dah.. mahal amir. Lama-lama bangkrut juga penonton. Bandingkan dengan kota-kota besar lainya yang hanya 10rb untuk nomat dan 15rb dihari biasa. Jauh khan bedanya.. Film yang diputar juga menurutku film-film jadul. Film-film baru selalu saja lambat diputar. Bahkan bisa dibilang udah basi karena keduluan VCD nya. Aaahhh… nasib…
Antri tiket waktu AAC diputar
Yang paling parah, film Kambing Jantan, sebuah film yang ditunggu-tunggu terutama para blogger sampai detik saya menulis posting ini belum diputar juga. Padahal seharusnya tanggal 5 maret tadi sudah tayang di bioskop. Denger-denger sie menurut gosip, lambat diputer (atau bahkan gak diputer) karena pemainnya gak terkenal, buset dach… Kalau sampai film kambing jantan gak diputer.. wah.. bakal protes saiya…
Warnik.. Dngarkn ne baek” DM mmg rntuh bln 2-7 jgn k DM trutama mulae bln 4-6! Ank buah yg bgwi d DM bksah klo bngunan DM sdh trn 10cm!!! jgn ksna mpe bln 7 ! msh kw blnja d laen.kd ush ntn2 an.jr org alim laen byk yg mlihat bribu2 myat bgantungan di DM!!! tolg sebarkan… Jd hati2 lh.
Itulah sms kaleng, alias sms misterius yang hinggap di HP ku. Sebuah sms yang memperingatkan bahwa mall terbesar di banjarmasin (Duta Mall) akan runtuh. Beberapa minggu terakhir, mall kebanggan banjarmasin itu sering diramalkan runtuh. Dan kabarnya lagi ramalan itu berasal dari mama lauren. Tak ayal cukup banyak orang yang percaya dengan ramalan tersebut karena ramalan mama lauren dianggap sering tepat.Read the rest of this entry »
Udah berbulan-bulan, hampir satu tahun malah, di kotaku ada waterboom. Mungkin di kota-kota besar Indonesia waterboom udah hal yang biasa, tapi buat sebuah Banjarmasin yang minim hiburan bahkan bioskop hanya ada sebuah dengan tarif yang semena-mena (ayo para investor bikin mall plus bioskop tandingan dunks), kehadiran waterboom merupakan hal yang baru.
Ho’oh kembali ke judul.. walau udah lama bercongkol, baru minggu kemarin aku berkunjung, makum orang sibuk hehe. Seperti wongdeso dach, datang ganti baju trus langsung nyebur, baru nyebur langsung diajak temen-temen naik wahana (dufan kale) yang paling tinggi entah berapa meter tuh tingginya, yang jelas cukup membuat lutut nyot-nyotan naik tangga plus disambut dinginnya angin berhembus.Read the rest of this entry »
Siapa yang gak kenal jembatan sydney harbour?? Setidaknya kenal dengan kota sydney di Australia, donks. Jembatan sydney yang menghubungkan distrik bisnis sentral Sydney (Sydney CBD) dengan wilayah utara Sydney (North Sydney), dan ternyata eh ternyata aku baru sadar kalau jembatan rumpiang di kecamatan marabahan mirip dengan jembatan sydney (ahaha… warga negara yang buruk xixixix)
Jembatan Sydney Harbour, sumber : www.terracomm.in
ini nich jembatan Sydney di Australia, bandingkan dengan jembatan Rumpiang di Marabahan di bawah ini
Jembatan Rumpiang, Sumber : www.baritobasin.wordpress.com
Musik tradisional… aaahhh… musik tradisional seakan hilang dimakan waktu. Perlahan-lahan mulai tidak terdengar lagi, bahkan para pemainnya pun mayoritas orang-orang berumur. Apakah tidak ada regenerasi? Bagaimana jika mereka, sang orang-orang tua itu tidak mampu lagi memainkannya? Apakah musik tradisional akan hilang bersamanya?
Fiuuhh… hari senin tanggal 27 kemarin kk ku kawinan dibarabai. Sejak hari sabtu kami sekeluarga udah migrasi kebarabai. Cuma 4 hari dibarabai tapi perlengkapan seperti ngungsi aja. Apa-apa dibawa, mulai dari baju tentunya, sepatu, sendal, pisau, kecap, sambal, gantungan baju, koper, tas jinjing 3 buah, lampu emergency sampai kardus mie instan yang entah apa isinya, mau kawinan atau pindahan gak jelas. Tapi sebagai anak yang baik diriku manggut-manggut aja.. hehe
ini nich "sebagian" barang-barang bawaan.. pindahan kale yeee....
Ehem…ehem…. Hari selasa kemarin (14/10) akhirnya aku mengalami juga rasanya diwisuda. Acara yang aku perkirakan bakalan kacau, karena sehari sebelumnya saat kami gladi resik suasana cukup kacau dan tidak terkoordinir dengan baik. Siapa sangka saat hari H, kegiatan berjalan dengan lancar, salut buat panitia..
Ada yang datang ditemenein papi mami, aku sendiri papi mami yg datang, hehe.. ada juga yg ditemenin saudara-saudara, ada yang rombongan dengan pak rt, pak camat, pak lurah, penghulu, satpol pp, plus rantang dan tikar.. loch.. emang piknik!! Hehe
Saat datang dan berjalan dari parkiran menuju TKP dengan memakai toga sewaan plus asesoriesnyaRead the rest of this entry »
Serang… serang… rendahin.. rendahin… awas ada balasan… dhuar…. Itulah beberapa bunyi-bunyian yang mendominasi saat festival tanglong di banjarbaru tanggal 20 september kemarin. Bukannya suara akibat kerusuhan, atau tindak asusila, tapi itu suasana saat terjadi perang kembang api.
Yupz.. malam itu aktrasi dua kubu yang dipisahkan oleh jalan raya menjadi sorotan orang-orang yang lewat bahkan polisi. Tidak heran, karena kedua kubu tersebut saling balas-balasan menembakkan kembang api kekerumbunan manusia. Tak ayal kembang api seharga 200rb setiap enam kali meletusnya itu membuat panas suasana.
Aku dan teman-teman awalnya gak pengen ikutan, tapi setelah kecewa dengan aktrasi kembang api yang katanya tahun ini dipersembahkan oleh telkomsel, ternyata tidak Read the rest of this entry »